Jangan Berani Bisnis Frozen dari Rumah Sebelum Baca 5 Tips Ini

Bisnis – Permintaan terhadap makanan beku (frozen food) belakangan meningkat pesat terutama sejak diterapkannya aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Tak sedikit masyarakat pun berlomba lomba memulai bisis frozen foods demi meraup keuntungan atau sekadar hidup di tangah pandemi, Neskibegitu memulai bisni frozen foods sebenarnya bukan perkara mudah, Menurut Pakar Marketing Hermawan Kartajaya ada beberapa hal yang harus dipehatikan sebelum memulai bisnis frozen foods.

Setidaknya ada tiga hal yang harus di perhatikan sebelum memulai bisnis frozen foods yaitu customer product dan brand yang akan di jual, Sekarang ini banyak orang latah memulai bisnis seperti frozen foods ini, Hati-Hati krises ini bisa dilihat sebagai opportunity tapi tidak untuk semua orang.

Opportunity bagi mereka yang sudah ngerti channelnya, jenis makanannya, sudah punya brand. Kalau baru mau mulai sudah punya customer belum? Productnya seperti apa? Sudah punya brand apa belum?” kata Hermawan kepadah usahausaha.com 15/11/2020.

Namun jangan berkecil hari, Siapapun tetap bisa memulai bisnis frozen foods asal memahami betul cara kerja bisnis tersebut berikut lima tips dari Hermawan agar kamu bisa sukses memulai bisnis frozen foods.

1. Komitmen

Sebelum mulai terjun di dunia bisnis frozen food atau bisnis apapun itu, kamu perlu menanam komitmen serta disiplin yang kuat di dalam diri. Sebab, tanpa komitmen, bisnis kamu tidak akan berkembang sukses sesuai yang diharapkan.

“Kamu harus prepare, kalau COVID-19 ini mereda bagaimana? Silahkan mulai asal siap nanti kalau sudah masuk post-normal seperti apa, apakah siap bertahan?,” kata Hermawan.

2. Riset

Setelah itu, kamu wajib rajin-rajin riset terkait modal, bahan baku, cara pengolahan yang baik seperti apa. Agar produk yang dihasilkan tidak kalah dengan brand-brand ternama.

Perlu persiapan yang matang ucapnya.

3. Pilih Produk Frozen Food yang Unik

Selain itu, pebisnis pemula juga perlu paham yang namanya positioning, differentiation, branding (PDB) untuk produk yang ditawarkannya.

Artinya, untuk produk apapun yang mau dijual harus memiliki ciri khas tersendiri sehingga tidak mudah diikuti oleh pesaing.

Jenis frozen food sendiri beragam mulai dari nugget, sosis, bakso, siomay, risol, donat beku, empek-empek dan lain sebagainya.

Dari berbagai jenis frozen food tersebut pilihlah yang paling kamu sukai dan kreasikan seunik dan selezat mungkin.

Cari produk yang spesifik yang PDB-nya jelas, positioning, differentiation, brandingnya, kalau tidak punya differentiation ya akhirnya jual harga, lalu kasih brand apa biar unik terangnya.

4. Tentukan Target Pasar dan Pelanggan

Menentukan target pasar dan pelanggan juga perlu pengamatan yang mendalam. Perlu analisis mau menarget pelanggan segmen apa saja? Target pelanggan bisa didapatkan dari online maupun offline. Namun, tidak bisa hanya menyasar satu segmen saja misal online saja.

Cari customer-ya dulu, siapa customer yang mau ditarget dan mereka butuh frozen food yang seperti apa. Teliti dulu mau menyasar segmen apa? Bisa online atau offline tapi gabisa cuma online saja, lalu pelajari lagi sizenya seperti apa gede apa kecil?” tambahnya.

5. Pelajari Persaingan

Memulai bisnis tentu perlu siap dengan yang namanya persaingan. Untuk menyikapi persaingan tersebut, kamu perlu siap mental dan menerima persaingan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari sebuah bisnis, Lalu, lihat persaingan sebagai masukkan untuk pengembangan usaha kita.

Perlu juga mempelajari kompetitor kita siapa, siapa saja yang sudah mulai bisnis serupa, baru ditimbang-timbang, karena semua bisnis itu ada risikonya, tandasnya.