Ekonomi RI Tahun 2021 Diperkirakan Tumbuh 4,3 Persen

Usaha Dagang, Keuangan Enrico Tanuwidjaja, Ekonom UOB Indonesia memproyeksikan bahwa di tahun 2021, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali positif. Secara keseluruhan, ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 4,3 persen sepanjang tahun 2021.

Enrico mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan kembali positif dimulai pada kuartal I/2021, hal ini didorong oleh ketersediaan vaksin dan lain-lain.

Didorong dengan adanya ketersediaan vaksin, kemampuan adapatasi dengan hidup bersama virus, dan balas dendam akan belanja konsumen. Kami berharap ekonomi Indonesia dapat kembali ke wilayan pertumbuhan positif mulai dari kuartal I/2021, ucap Erico, Minggu (8/11/2020).

Walaupun secara tidak langsung, pertumbuhan ekonomi pada kuartal ke IV 2020 ini bakal kembali mengalami kontraksi, namun tidak sedalam pada kuartal ke II 2020.

Memang benar adanya bahwa ekonomi saat ini sedang dalam fase pemulihan. Hal ini terlihat dari kontaksi pada kuartal III 2020 yang lebih rendah dibandingkan dengan kuartal II, yaitu sekitar -3,49 persen secara tahunan (year-on-year).

Jika dilihat secara keseluruhan kuartal, kegiatan ekonomi mengalami peningkatan secara signifikan karena ekonomi negara mengalami rebound 5,05 persen di kuartal III 2020, jika dibandingkan dengan -4,19 persen pada kuartal II

Secara umum, semua komponen produk domestik bruto (PDB) berdasarkan pengeluaran terkontraksi, kecuali belanja/konsumsi pemerintah, karena didorong oleh belanja sosial dan modal yang lebih tinggi, dan juga realisasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang lebih cepat, ucap Enrico.

Sepanjang tahun 2020, Enrico memperkirakan, ekonomi Indonesia akan tetap pada jalur minus 1,5 persen.

Kami saat ini memproyeksikan pertumbuhan yang hampir datar pada kuartal IV 2020, akan membawa pertumbuhan 2020 menjadi 1,5 persen (antara kasus terburuk dan juga baseline kami sebelumnya di angka 2,5 persen sampai -1,1 persen), ucap Enrico.