Disaat Minuman Alkohol Mau Dilarang, Saham Produsen Bir Tumbang

Seiring adanya pembahasan panas tentang RUU Larangan Minuman Beralkohol di DPR. Saham dua produsen minuman beralkohol asal Indonesia tumbang ke zona merah hari ini.

Berdasarkan data perdagangan RTI, Jumat (13/11/2020), saham PT Delta Djakarta Tbk dengan kode DLTA tumbang sebesar 2,19% atau sekitar 90 poin ke level 4.020 per saham.

Dimana pada penutupan perdagangan sebelumnya saham DLTA berada di level 4.110 per saham.

Hal serupa juga terjadi pada harga saham PT Multi Bintang Indonesia Tbk dengan kode MLBI yang mengalami penurunan sebesar 3,44% atau sekitar 300 poin ke level 8.425 per saham.

Dimana pada penutupan perdagangan sebelumnya saham MLBI masih berada pada level 8725 per saham.

Seperti diketahui, saat ini Badan Legislasi DPR sedang melakukan pembahasan RUU Larangan Minuman Beralkohol. Dimana yang menjadi sorotan adalah sanksi pidana atau denda yang diberikan pada peminum minuman beralkohol.

Sebagaimana draf yang tertulis pada RUU Larangan Minuman Beralkohol, sanksi pidana yang diberikan bagi para peminum minuman beralkohol diatur dalam Pasal 20. Dimana ancaman penjaranya minimal 3 bulan dan maksimal 2 tahun dengan denda paling sedikit 10 juta dan paling banyak 50 juta.