Tes PCR Dijual Indofarma Cuma Rp 750 Ribu

Usaha Dagang, Bisnis – Penyediaan layanan yang diberikan oleh PT Indofarma (Persero) Tbk untuk tes polymerase chain reaction atau tes PCR untuk mendeteksi virus corona seharga Rp 750 ribu. Dimana harga tersebut lebih murah dari harga maksimal yang sudah ditentukan oleh pemerintah yaitu sebesar Rp 900 ribu.

Mereka mengeluarkan tes PCR sebesar Rp 750 ribu, ucap Arya Sinulingga, Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi, mengatakan dalam akun Instagram Kementerian BUMN, Sabtu (10/10/2020).

Dengan pembiayaan yang lebih murah, Arya mengharapkan tes Covid-19 di Indonesia dapat lebih banyak dilakukan lagi sehingga penanganan virus Corona dapat benar-benar diselesaikan.

Sehingga jangkauan tes untuk virus corona yang dibutuhkan semakin luas dan semakin banyak juga, dimana hal tersebut akan membaut kita dapat dengan cepat menangani virus Corona dengan baik, jelasnya.

Selain itu, Arya juga mengatakan PT Indofarma (Persero) Tbk juga telah berhasil memproduksi obat penanganan virus corona yang diberi nama Desrem Remdesevir. Obat yang diproduksi dapat dimanfaatkan untuk pasien yang dirawat inap COVID-19.

Sedangkan, Kimia Farma juga telah berhasil memproduksi Favipinavir yang merupakan nama dari obat Corona.

Obat yang diproduski tersebut mudah-mudahan dapat memberiakn tambahan obat lagi untuk kawan-kawan yang terkena Corona dan inilah yang menjadi komitmen yang memang didorong Pak Jokowi supaya industri farmasi kita tidak lagi tergantung pada produk-produk luar negeri, sehingga ketergantungan kita akan obat-obatan impor semakin berkurang, ucapnya.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan sudah mengeluarkan surat edaran (SE) terhadap batas biaya maksimal tes PCR virus Corona. Dimana dalam surat edaran tersebut, batas biaya maksimal melakukan tes PCR Mandiri adalah Rp 900 ribu

Surat edaran nomor HK.02.02/I/3713/2020 yang menjelaskan Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan RT-PCR. Surat edaran tersebut telah ditandatangani oleh Prof dr Abdul Kadir, Plt Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan pada 5 Oktober 2020.

Batas tarif tertinggi yang diberikan untuk melakukan pemeriksaan RT-PCR beserta pengambilan swab adalah sebesar Rp 900.000 (Sembilan Ratus Ribu Rupiah), demikian bunyi dalam surat edaran tersebut.