Pemilihan Presiden AS Belum Ada Kepastian, Harga Emas Naik Tipis !

Usaha Dagang, Keuangan – Harga emas naik tipis pada perdagangan hari Kamis karena belum adanya kepastian tentang pemilihan presiden AS dan taruhan bahwa adanya stimulus baru akan mendorong inflasi mengimbangi peningkatan selera investor untuk aset beresiko.

Harga emas di pasar spot naik 0,1 persen menjadi USD 1.889,50 per ounce. Emas berjangka AS menetap 0,2 persen lebih tinggi pada USD 1,895.10.

Ada peningkatan selera resiko yang cukup kuat, dengan dolar yang kuat juga membebani. Ekspetasi inflasi menjaga emas tetap diatas, kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.

“Kami tidak mengatakan bahwa akan ada masalah inflasi segera, tetapi kekhawatirannya adalah jika kebijakan berlanjut dan diulangi setelah pemilu, maka kami kemungkinan akan melihat dolar bergerak lebih rendah,” tambah dia.

Membatasi adanya kenaikan harga emas, indeks utama Wall Street naik ke level tertinggi satu bulan dikarenakan komentar Presiden AS Donald Trump meningkatkan harapan untuk stimulus fiskal baru, bahkan ketika pemulihan di pasar tenaga kerja berjuang untuk mendapatkan momentum.

Pada hari Kamis data AS menunjukkan lebih sedikit orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran minggu lalu, tetapi jumlahnya masih tinggi.

Harga emas naik 24 persen sepanjang tahun ini, didorong oleh stimulus pemerintah dan bank sentral yang belum pernah terjadi sebelumnya di seluruh dunia. Stimulus ini untuk menghidupkan kembali ekonomi karena dipandang sebagai pelindung nilai inflasi dan perlindungan yang aman selama ketidakpastian ekonomi dan politik.

“Ini (harga emas) akan bergerak lebih tinggi, itu akan menjadi tidak stabil. Itu akan menjadi kenyataan untuk bulan depan menjelang pemilihan, itu akan menjadi benar untuk dua bulan setelah pemilihan,” kata Jeffrey Christian, mitra pengelola CPM Group.