Kondisi Membaik Donald Trump Membuat Rupiah Hijau Lagi

Usaha Dagang, Keuangan – Rupiah Indonesia mengalami penguatan terhadap nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS). Pagi ini nilai tukar dolar Amerika Serikat berada pada level Rp. 14.798 yaitu mengalami penurunan sekitar 194 poin atau sebesar 1,29%.

Mengutip data dari RTI, Senin (5/10/2020), sampai pada pukul 10.05 WIB, dolar Amerika Serikat masih terpantau bergerak pada rentang level Rp. 14.791 ke Rp. 14.992.

Jika dibandingkan nilai tukar dalam sepekan terakhir, dolar Amerika Serikat tercatat mengalami penurunan sebesar o,36% terhadap rupiah. Tetapi jika dibandingkan secara bulanan, nilai tukar dolar Amerika Serikat tetap menguat sebesar 0,43%.

Dolar Amerika Serikat juga tercatat mengalami pelemahan terhadap nilai tukar yuan China, franc Swiss, wo Korsel, dan sejumlah mata uang negara utama lainnya. Sedangkan mata uang rupiah berjaya pada pagi ini karena mayoritas unggul terhadap mata uang lainnya.

Berdasarkan data perdagangan Reuters, nilai tukar dolar Amerika Serikat pada pagi ini mengalami penurunan sebesar 30 poin atau sekitar 0,2 % ke level Rp. 14.800. Pergerakan nilai tukar terhadap rupiah sejauh ini berada di rentang level Rp. 14.800-14.860.

Jika dilihat secara tahunan, dolar Amerika Serikat mengalami pergerakan pada rentang level Rp. 13.565-16.620. Level tersebut memberikan tanda bahwa nilai tukar dolar Amerika Serikat masih unggul sebesar 4,4%.

Sentimen yang terjadi dari adanya pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang terinfeksi virus Corona sepertinya sudah mulai mereda. Dimana sentimen ini sempat membuat para pelaku pasar merasa cemas atau khawatir dan menggantikannya dengan emas.

Presiden Donald Trump sendiri dikabarkan sudah memiliki kondisi yang membaik. Video yang berdurasi satu menit yang diposting dalam Twitter Trump pada hari Minggu malam, dirinya mengatakan telah mendapatkan laporan yang bagus terhadap dirinya dari para dokter.