Semester Pertama 2021 Pemulihan Ekonomi Tidak Dapat Full Power

Usaha Dagang, Keuangan – Pemerintah memprediksikan pemulihan ekonomi untuk tahun 2021 tidak dapat berjalan secara optimal, hal tersebut dikarenakan belum ada prediksi terhadap turunnya kasus penyebaran Covid-19.

Sri Mulyani Indrawati, Menteri Keuangan menjelaskan bahwa kondisi pemulihan ekonomi belum dapat dilakukan dengan full power pada Semester I/2021, hal tersebut karena prediksi pemulihan ekonomi masih tidak akan terjadi secara penuh.

Sedangkan, untuk semesater II/2021 masih mempunyai harapan, namun dengan catatan harus sudah bisa melakukan vaksinasi. Hal tersebut akan memberikan confident kepada masyarakat yang kita lihat di kuartal III, dimana memang menunjukkan adanya pemulihan yang terjadi, ucap Sri Mulyani, Rabu (2/9/2020).

Walaupun begitu, Menkeu Sri Mulyani menjelaskan bahwa proses pemuliah ekonomi di tahun 2020 masih terlalu lemah. Hal tersebut terlihat dari penerimaan pajak yang terjadi pada bulan Juli yang masih terlihat minus karena beberapa jenis penerimaan seperti salah satunya PPN mengalami kontraksi lagi.

Untuk bulan Agustus ini akan kita lihat nanti, untuk awal bulan September kita akan meneliti penerimaan perpajakan kita yang memberikan gambaran aktivitas ekonomi, jelasnya.

Jika dilihat berdasarkan mobilitas memang sudah memperlihatkan adanya aktivitas masyarakat yang semakin meningkat, jika dibandingkan dengan bulan Maret, April, dan Mei yang lalu.

Mobilitas yang meningkat tersebut diharapkan kegiatan konsumsi dan aktivitas ekonomi mengalami pemulihan secara bertahap. Indikator konsumsi yang terlihat mengalami tekanan sangat besar yang terjadi pada Mei dan Juni memperlihatkan adanya peran pembalikan.

Hal inilah yang akan kita coba lakukan untuk melihat hasilnya, walaupun jika kita melihat indeks ekspektasi kondisi ekonomi yang terjadi pada bulan Juni ke Juli mengalami seret ekonomi lagi. Momentum tersebut masih terlalu lemah, ucapnya.