Sektor Usaha Produktif Dijamin Tetap Berjalan Pada Saat PSBB Total

Usaha Dagang, Bisnis – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian serta Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Airlangga Hartarto memastikan kegiatan sektor produktif tetap berjalan, meski Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total mulai minggu depan.

“Kegiatan produktif tentunya dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat. Pemerintah terus mendorong sektor-sektor produktif untuk tetap berjalan dan mempertahankan protokol Covid-19,” ujar Airlangga saat jumpa pers virtual di BNPB, Kamis (10/9).

Khusus untuk pegawai kantoran, pemerintah akan terus melaksanakan ketentuan skema kerja yang telah ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

“Sehingga pemerintah mengatur tentang work from home (WFH) dan work form office (WFO). Tentunya flexible working masih disiapkan untuk pekerja kantoran, jadi ada yang bekerja di rumah, ada juga di kantor, tentu akan ditentukan persentasenya,” kata Airlangga.

Skema ini, lanjutnya, harus dilaksanakan dengan tegas. Pemerintah akan mengawasi pelaksanaan skema ini.

“Operasi justisi juga akan dilakukan pemerintah, yakni operasi pengetatan disiplin masyarakat. Ini sudah dibahas dalam komite yang melibatkan Wakapolri dan Wakasat, sehingga akan terus dilakukan termasuk di perkantoran,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengumumkan implementasi kebijakan Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) secara total mulai Senin (14/9). Rencana ini muncul karena mempertimbangkan keterbatasan ruang perawatan di rumah sakit.

Meski begitu, Anies masih membolehkan 11 bidang usaha beroperasi di tengah total PSBB. Pertimbangannya, 11 industri tersebut dinilai penting bagi kelangsungan hidup masyarakat.

Bidang usaha yang dapat dilaksanakan adalah kesehatan, bahan pangan/makanan/minuman, energi, serta komunikasi dan teknologi informasi. Kemudian, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, dan industri strategis.

Lalu pelayanan dasar, utilitas umum, dan industri yang ditetapkan sebagai obyek vital nasional dan obyek tertentu serta pemenuhan kebutuhan sehari-hari.