Nilai Saham Softbank Merosot Hingga US$ 12 Miliar

Usaha Dagang, Keuangan – Saham Softbank terus mengalami penurunan. Bahkan harga saham sudah merosot hingga US$ 12 miliar atau setara dengan Rp 176,4 triliun.

Saham perusahaan pada perdagangan terakhir turun 3%, dan telah meninggalkan SoftBank dengan kapitalisasi pasar sebesar 11,9 triliun yen (US$ 112,1 miliar). Angka itu turun US$ 12 miliar dari sekitar 13,2 triliun yen (US$ 124,4 miliar).

Penurunan nilai perusahaan yang berkelanjutan itu berdasarkan laporan Financial Times pada hari Jumat yang menyebutkan SoftBank adalah misteri ‘Paus Nasdaq’ yang telah membeli miliaran dolar saham yang bertaruh pada saham yang diharapkan terus meningkat.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa SOftbank telah membeli saham-saham perusahaan teknologi seperti Tesla, Amazon, Microsoft dan Netflix, yang berpotensi meningkatkan valuasi di sektor ini.

Namun pada perdagangan minggu llau, saham sektor teknologi mengalami pembalikan besar di tengah kekhawatiran bahwa valuasi telah mencapai level puncak. Indeks Nasdaq Composite yang memiliki banyak sektor teknologi sekarang telah jatuh 10% selama tiga hari terakhir.

Berita tersebut tentu sangat mengejutkan para investor.Softbank sendiri sudah memiliki pengalaman pahit yang bertaruh multi miliar dollar pada perusahaan rintisan yang juga memberikan kerugian besar seperti Uber, Wework dan DoorDash.

Pada bulan lalu, CEO SoftBank Masayoshi Son mendirikan divisi manajemen aset untuk membeli saham di perusahaan publik. Neil Campling, kepala penelitian TMT di Mirabaud Securities, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan pendekatan yang lebih hati-hati dalam manajemen keuangan. Namun kabar tentang ‘perjudian’ ini tentu mengejutkan para investor.