Menko Airlangga : Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Akan Minus Hingga 3 Persen di Kuartal III 2020

Usaha Dagang , Keuangan – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartanto memprediksi pertumbuhan ekonomi kuartal III 2020 akan berada diantara minus 1 persen hingga 3 persen. Dengan pertumbuhan seperti itu sudah daoat dipastikan Indonesia akan masuk kedalam jurang resesi.

“Kalau di Kuartal ketiga ini diperkirakan dari minus 3 menjadi sampai minus 1 peren,” kata dia.

Airlangga menyebutkan dengan pertumbuhan ekonomi yang seperti itu, pemerintah sudah tidak memikirkan lagi tentang Indonesia resesi maupun tidak resesi. Sebab, di tengah kondisi yang penuh dengan ketidakpastian ini banyak juga negara yang sudah mengalami resesi ekonomi.

“Artinya kita tidak masalah resesi tidak resesi. Itu bahasanya we are bot alone. 215 negara mengalami resesi, tapi yang kita liat apakah negara itu sudah menemukan garis bottom line-nya?” kata dia.

Jika melihat beberapa negara lain, justru banyak yang mengalami pertumbuhan negatif per kuartalnya meningkat dari kuartal I ke II. Misalnya saja India yang sudah minus sampai 20 dan Singapura minus 15 persen.

“Jadi kalau kita kita lihat pertumbuhan ekonomi dari minus 5 (kuartal III) itu bottom trennya kalah lebih tinggi lagi bisa ke arah minus 2 atau ke 1. Itu berada dalam tren yang baik kita push lagi dengan investasi dengan belanja sehingga kita keluar dari gangguan netral sampai akhir tahun,” tandas dia.