Jokowi Memanfaatkan Momentum Krisis Akibat Pandemi

Usaha Dagang, Keuangan – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali berbicara tentang krisis akibat pandemi COVID-19 saat ini. Beliau menegaskan bahwa pemerintah akan memanfaatkan momentum krisis. Apa artinya?

Demi menyelamatkan perekonomian saat ini, Jokowi menjelaskan lebih banyak tenaga kerja yang dibutuhkan dari biasanya. Salah satunya dengan memberikan rangkaian program bantuan sosial untuk menyelamatkan perekonomian masyarakat.

“Upaya luar biasa harus dilakukan di bidang ekonomi. Bantuan sosial berupa sembako dan uang tunai harus disediakan demi menyelamatkan orang yang tiba-tiba menganggur dan mengakibatkan tidak punya penghasilan. Bantuan untuk UMKM, gaji bersubsidi, dan restrukturisasi kredit juga harus dilakukan dengan cepat. Semua itu dilakukan agar kondisi perekonomian tidak semakin parah dan kegiatan ekonomi masyarakat bisa terus berjalan, ”ujarnya seperti dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Jakarta, Selasa (8/9/2020).

Jokowi menambahkan, pihaknya sudah berulang kali meminta seluruh kementerian dan lembaga serta pihak berkepentingan lainnya untuk menyamakan frekuensi situasi krisis saat ini. Dengan cara ini, cara kerjanya berubah menjadi situasi krisis.

Salah satunya dengan menyederhanakan prosedur agar dapat bekerja lebih cepat. Jokowi juga percaya bahwa pemerintah dapat memanfaatkan situasi krisis ini menjadi batu loncatan jika mengubah pola kerja tersebut.

“Sebagaimana kondisi dunia pada umumnya, kita masih membutuhkan waktu untuk keluar dari krisis ini. Pemerintah masih sangat membutuhkan keleluasaan dalam bekerja dan kesederhanaan prosedur. Sehingga semua masalah dapat segera ditangani dan efisien. Pemerintah sudah memiliki komitmen itu. Upaya kita tidak sebatas keluar dari krisis, tapi memanfaatkan krisis untuk membuat lompatan,” jelasnya.

Manfaatkan krisis ini untuk membangun cara kerja baru, lembaga baru yang mampu bersaing dalam persaingan global. Sejak awal sudah saya instruksikan kepada seluruh jajaran pemerintahan untuk selalu mengedepankan akuntabilitas, transparansi dan inovasi dengan selalu mengedepankan tujuan utama program yang dilaksanakan, ”pungkasnya.