Jakarta Kembali PSBB, Bisnis Hotel Dipastikan Anjlok 60 Persen

Usaha Dagang, Bisnis – Wakil Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Sutrisno Iwantono memprediksi tingkat okupansi hotel di Jakarta turun hingga 60 persen, saat PSBB efektif berlaku pada 14 September yang akan datang. Karena saat ini aktivitas masyarakat ibu kota lebih banyak dilakukan di rumah.

“Memang nantinya ada penurunan okupansi antara 50 hingga 60 persen saat PSBB. Karena aktivitas orang akan lebih banyak dari rumah,” jelas Sutrisno.

Ia menyebutkan tingkat okupansi hotel di ibukota mulai kembali pulih sejak PSBB transisi dicabut dan Pemerintah memperkenalkan era kebiasaan baru.

Pengusaha hotel di Jakarta dinilai telah kooperatif mengikuti ketentuan Pemerintah Pusat maupun Pemprov DKI untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat di era new normal ini.

“Kalau boleh dibilang kita-kita sebagai pengusaha hotel sudah taat akan protokol kesehatan. Kami jaga betul kebersihan berbagai fasilitas yang ada,” terangnya.

Meski demikian, ia mengaku akan mendukung penuh atas kebijakan PSBB yang ketiga kali ini. Mengingat penyebaran virus jenis baru Corona dinilai kian tak terkendali dan mulai mengancam serius aspek kesehatan warga ibu kota.

“Karena kan kami juga sadar selama pandemi ini ada. Maka, berbagai upaya pemulihan ekonomi nasional akan terganggu. Jadi ya pengusaha akan tetap dukung PSBB ini,” tandasnya.