Terkait Kasus Jouska, BEI Periksa Phillip Sekuritas!

Usaha Dagang, Keuangan – Bursa Efek Indonesia (BEI) memeriksa PT Phillip Sekuritas Indonesia terkait kasus penyalahgunaan dana nasabah yang dilakukan oleh PT Jouska Finansial Indonesia.

Direktur Perdagangan dan Peraturan Anggota BEI Laksono Widodo mengatakan, pemeriksaan tersebut dilakukan terkait penunjukan perusahaan sebagai penjamin emisi pada saat penawaran umum perdana atau IPO PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK).

“Kami sudah memanggil Phillip Sekuritas dan sudah dua kali bertemu,” kata Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo, Selasa (11/8).

Laksono mengatakan, pihaknya masih memperdalam potensi keterkaitan antara Phillip Sekuritas dan kasus Jouska. Namun, dia belum mengungkap hasil pertemuan dengan Phillip Sekuritas tersebut.

“Kami masih mendalami dan informasi ini hanya untuk kepentingan BEI. Bukan untuk umum,” jelas Laksono.

Diketahui, nama Phillip Sekuritas juga tersandung kasus Jouska. Pasalnya, mayoritas klien Jouska diarahkan untuk membuka rekening dana nasabah di Phillip Sekuritas.

Klien mengaku rugi puluhan juta karena investasi yang dikelola Jouska dihabiskan untuk saham PT Sentral Mitra Informatika. Kerugian itu didapat setelah harga saham emiten berkode LUCK itu terus merosot.

Menariknya, Phillip Sekuritas juga menjadi penjamin emisi efek (lead underwriter) ketika saham Sentral Mitra Informatika melakukan Initial Public Offering (IPO) atau melantai di BEI.

Sementara itu, Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Dian Ediana Rae mengatakan, pihaknya juga sedang mengusut kasus Jouska. Badan tersebut sedang menyelidiki dugaan pencucian yang dilakukan oleh Jouska.

“Ya. Saya kira otomatis karena kalau ada gangguan, kasus yang mengganggu, soal keutuhan sistem keuangan kita, otomatis PPATK masuk (penyidikan),” kata Dian.

Dian mengatakan, sejauh ini PPATK belum menemukan hasil yang signifikan. Analisisnya masih dalam tahap awal.