Tanggapan Kresna Aset Terkait Produk Reksa Dana Disuspensi OJK

Usaha Dagang, Keuangan – PT Kresna Asset Management buka suara terkait pembekuan atau penghentian sementara 24 produk reksa dana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hingga saat ini, kegiatan operasional perseroan masih berjalan seperti biasa, termasuk mengelola produk reksa dana.

“Hingga saat ini, seluruh investor tetap dapat menjual unit reksa dana secara normal seperti biasa. Namun pembelian unit reksa dana tersebut untuk sementara belum bisa dilakukan hingga ada pemberitahuan tertulis resmi lebih lanjut,” demikian keterangan resmi manajemen yang diterima IDN Times, Senin (10/8/2020).

Manajemen mengklaim bahwa produk reksa dana perseroan dikelola secara profesional dan diinvestasikan pada underlying sesuai dengan kebijakan investasi. Hal ini dapat dilihat dalam prospektus / kontrak investasi reksa dana kolektif yang terdaftar dan diawasi oleh OJK.

“Dalam mengelola seluruh produk reksa dana yang ada, perseroan senantiasa mematuhi semua peraturan perundang-undangan yang berlaku di bidang Pasar Modal dan transparan kepada seluruh pemangku kepentingan termasuk nasabah dan OJK serta selalu melaporkan secara berkala dan berkala seluruh kegiatan pengelolaan reksa dana yang ada kepada OJK,” ujarnya.

Hingga 5 Agustus 2020, perseroan belum pernah menerima peringatan atau pemberitahuan dari OJK terkait adanya pelanggaran peraturan atau ketidakpatuhan dalam pengelolaan 24 produk reksa dana.

Manajemen juga menyatakan bahwa perseroan selalu menjaga kepercayaan nasabahnya dalam mengelola produk reksa dana dengan baik. Manajemen mengaku tidak pernah menerima keluhan atau keluhan dari nasabah yang memiliki 24 unit reksa dana tersebut.

Dalam 24 prospektus reksa dana sesuai dengan ketentuan OJK, semua jelas memuat informasi mengenai faktor risiko utama yang harus diketahui nasabah dalam berinvestasi terutama nasabah sebagai pemilik unit reksa dana.

Dengan demikian, menurutnya, potensi untung atau rugi dalam berinvestasi merupakan hak dan tanggung jawab nasabah sepenuhnya.

Potensi untung dan / atau rugi dalam berinvestasi murni merupakan hal yang wajar dan bukan merupakan sebuah pelanggaran bagi perusahaan akibat pengaruh peluang investasi dan juga faktor risiko seperti diantaranya risiko perubahan kondisi ekonomi dan politik, likuiditas, penurunan suku bunga serta gagal bayar.

Perseroan juga yakin tidak melanggar ketentuan dalam mengelola 24 produk reksa dana.

“Oleh karena itu, perseroan dengan ini meluruskan persepsi dan saat ini sedang mengklarifikasi serta memverifikasi latar belakang penangguhan 24 produk reksa dana yang dimaksud dalam sistem S-INVEST kepada pihak terkait,” ujar manajemen.

Berikut daftar 24 produk reksa dana yang disuspensi OJK.

1. Saham Kresna Prima
2. MR Bond Kresna
3. Bond BUMN Kresna
4. MRS Bond Kresna
5. MS Bond Kresna
6. Kresna Olympus
7. Prestasi Alokasi Portofolio
8. Indeks Kresna IDX30 Tracker
9. Indeks Kresna IDX30
10. Kresna Indeks 45
11. MRS Cash Kresna
12. Kresna Flexima
13. MRS Flex Kresna
14. Terproteksi Kresna Proteksi Cemerlang Seri 1
15. Terproteksi Kresna Proteksi Cemerlang Seri 2
16. Terproteksi Kresna Proteksi Cemerlang Seri 3
17. Terproteksi Kresna Proteksi Cemerlang Seri 5
18. Terproteksi Kresna Proteksi Cemerlang Seri 6
19. Terproteksi Kresna Proteksi Sinar Gemilang Seri 1
20. Terproteksi Kresna Proteksi Gilang Seri 1
21. Terproteksi Kresna Proteksi Gilang Seri 2
22. Terproteksi Kresna Proteksi Gemilang
23. Terproteksi Kresna Proteksi Sinar Gemilang Seri 2
24. Terproteksi Kresna Proteksi Sinar Gemilang Seri 3