Pergerakan Nilai Tukar Rupiah, 4 Agustus 2020

Usaha Dagang, Keuangan – Nilai tukar rupiah diprediksi akan berfluktuasi, seiring dengan adanya kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi.

Dalam perdagangan Senin (3/8/2020), nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) turun 30 poin ke level Rp14.630 atau 0,21 persen pada penutupan.

Sementara itu, indeks dolar AS diamati menguat 0,195 poin atau 0,21 persen menjadi 93.544 pada pukul 14:49 WIB. Selama perdagangan, nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp.14.602,50 hingga mencapai Rp.14.647,50 per dolar AS.

Direktur TRFX Garuda Futures Ibrahim Suabi mengatakan ada beberapa faktor yang mempengaruhi pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini.

Dia mengatakan, dari faktor domestik, perpanjangan masa PSBB transisi di Jakarta hingga dua minggu ke depan akan memiliki efek fatal terhadap pertumbuhan ekonomi (PDB) pada Kuartal Ketiga / 2020. Ibrahim berkata, ada kemungkinan penurunan bahkan kontraksi yang dapat menyebabkan Indonesia masuk ke dalam fase resesi.

Untuk menghindari resesi, Gubernur DKI Jakarta harus berjuang keras dalam 2 minggu ke depan sehingga masa PSBB transisi akan berubah ke masa PSBB new sehingga perekonomian bisa normal kembali dan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi, ungkapnya melalui keterangan resmi Senin (3/8/2020).

Dia mengutip pada rekomendasi WHO yang mengatakan bahwa penanganan pandemi virus korona tidak dengan cara menutup kegiatan keuangan. Menurut WHO, kegiatan sosial dan ekonomi dapat terus berlanjut selama menerapkan protokol kesehatan.

Secara eksternal, para pelaku pasar juga sedang memantau ketegangan yang terus meningkat antara Washington dan Beijing di segala sektor, termasuk perdagangan, teknologi, dan geopolitik. Dalam beberapa hari terakhir, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman akan menghentikan aplikasi TikTok, aplikasi video populer yang dijalankan oleh ByteDance China.

Ibrahim memperkirakan rupiah masih akan berfluktuasi di perdagangan besok, Ia memperkirakan nilai tukar rupiah akan ditutup pada kisaran 30-50 poin.

Rupiah akan berfluktuasi tetapi diperkirakan akan ditutup turun 30 hingga 50 poin di kisaran Rp14.625 hingga Rp14.680, jelasnya.