Perang Antara AS-China Belum Selesai, Perang Dagang AS-Kanada Sudah di Depan Mata

Usaha Dagang, Dunia – Seperti yang kita semua ketahui, hingga kini belum ada titik terang tentang perseteruan antara AS-China. Ditengah perseteruan yang kian memanas kini pemerintah Amerika Serikat Kembali memulai perang dagang dengan pemerintah Kanada. Pemeritah Kanada berencana menerapkan tarif balasan untuk produk aluminium asal Amerika Serikat senilai 3,6 miliar dolar Kanada atau setara dengan US$ 2,7 miliar.

Mengutip Reuters kebijakan tersebut dilakukan dikarenakan sebelumnya AS memberikan tarif impor untuk produk aluminium asal Kanada.

Wakil Perdana Menteri Kanada Chrystia Freeland mengatakan ini akan diberlakukan pada 16 September dan pihaknya akan berkonsultasi lebih dulu dengan industri. Dengan adanya perang tarif ini dapat dipastikan adanya ketegangan diantara dua negara sekutu ini.

Trump memberlakukan tarif sebesar 10% untuk produk impor asal Kanada pada 16 Agustus mendatang. Tujuannya adalah untuk melindungi produk AS dari banyaknya barang impor yang masuk.

Freeland menilai adanya pemberlakuan tersebut bisa saja merugikan di tengah pandemi seperti ini, namun pemerintah AS sudah lebih dulu membuat pilihan. “Saat kita sedang berjuang melawan pandemi, sengketa dagang ini hanya akan merugikan ekonomi di kedua negara. Tapi ini sudah dipilih oleh pemerintah AS,” kata dia.

Freeland mengungkapkan saat ini Kanada akan menghadapi ancaman biaya tersebut. Ia mengatakan daftar barang yang dikenakan biaya oleh AS adalah aluminium, pelat, lemari es, sepk golf.

“Saya pikir pemerintah AS harus mempertimbangkan kembali keputusan ini,” tandasnya.