Pemerintah Berikan Kredit Lunak Bunga 0 Persen Kepada UMKM

Usaha Dagang, Keuangan – Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang mendapat bantuan modal kerja (BMK) atau bantuan presiden (banpres) sebesar Rp2,4 juta akan diberikan kredit lunak dengan bunga nol persen.

Kredit lunak berarti fasilitas pinjaman dengan syarat dan ketentuan pelunasan yang ringan, tingkat suku bunga rendah, dan jangka waktu panjang.

“Kredit lunak ini direncanakan untuk enam bulan pertama, dengan bunga nol persen. Sehingga akan sangat membantu pengusaha UMKM untuk terus berkembang,” kata Budi dalam video conference, Jumat (28/8).

Budi mengatakan kredit lunak ini merupakan bantuan tahap kedua bagi UMKM setelah mendapat modal kerja dari pemerintah. Ia berharap modal kerja tersebut bisa menghidupkan kembali bisnis UMKM yang sempat tenggelam akibat pandemi virus corona.

“Hibah ini akan digunakan sebagai modal kerja awal bagi mereka dan setelah mereka berusaha, omzet mereka akan lebih baik, Insyaallah,” kata Budi.

Menurut dia, hal itu sudah dibicarakan dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Koperasi dan UKM. Namun, Budi tidak menjelaskan kapan sebenarnya kredit lunak akan diberikan.

“Kami akan melaksanakan program tindak lanjut untuk dapat memberikan program kredit lunak usaha mikro kepada para pengusaha UMKM yang sebelumnya kami berikan hibah sebesar Rp2,4 juta,” jelas pria yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN I ini.

Diketahui, pemerintah saat ini sudah mulai menyalurkan bantuan modal kerja kepada berapa UMKM. Sejauh ini pelaksanaannya baru tercapai sekitar 10,9 persen dari pagu Rp22 triliun. Artinya, pemerintah baru menyalurkan bantuan sebesar Rp2,39 triliun.

Awalnya, pemerintah menargetkan menyalurkan bantuan kepada 12 juta UMKM. Meski demikian, Budi menyatakan pemerintah akan memberikan bantuan modal kerja kepada 15 juta UMKM.

“Hibah 2,4 juta untuk potensi 15 juta pengusaha mikro,” pungkasnya.