Inggris Masuk Jurang Resesi, Indonesia Ikut Terdampak ?

Usaha Dagang, Dunia – Pada kuartal II 2020 pertumbuhan ekonomi Inggris tercatat kontraksi 20,4%, pada kuartal I kontraksi 2,2% kondisi ini menyebabkan Inggris masuk ke zona resesi ekonomi.

Jika Inggris sudah mengalami resesi, bagaimana dampaknya terhadap ekonomi di Indonesia ?

Direktur Eksekutif INDEF Tauhid Ahmad mengungkapkan resesi Inggris tidak akan berdampak besar bagi ekonomi Indonesia. Hal ini karena Inggris bukannnya negara mitra dagang terbesar dengan Indonesia.

“Kalau ke Indonesia itu relatif kecil, karena ia tidak masuk 10 negara mitra dagang Indonesia. Baik dari sisi perdagangan maupun investasi,” katanya.

Ia mengungkapkan apalagi Inggris juga bukan negara pembeli surat berharga negara yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia. Kemudian di sektor pariwisata juga bukan termasuk yang tertinggi.

Tauhid mengatakan, Inggris saat ini lebih bermitra dengan China, contohnya persetujuan perjanjian dagang dengan China cukup besar termasuk dengan teknologi 5G.

Kinerja perekonomian Inggris pada tahun 2020 diramal masih akan mengalami tekanan yang sangat kuat. Bahkan bank sentral Inggris memproyeksi jika ekonomi Inggris secara tahunan terkontraksi hanya 9,5%.