Dana KPR Rp 678 Miliar Dikucurkan BTN untuk Millenial

Usaha Dagang, Keuangan – Program penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) millennial yang tercatat oleh PT Bank Tabungan Negara Tbk atau BTN di sepanjang semester I-2020 telah mencapai Rp 678 miliar.

Hal tersebut menurut Pahala Nugraha Mansury selaku Direktur Utama Bank BTN karena BTN mempunyai ekosistem KPR digital yang menyasar generasi millennial dimana dalam mengajukan KPR bisa dilakukan secara online melalui aplikasi BTN Properti Mobile.

“Total visitor dari KPR digital sepanjang Januari-Juni 2020 telah mencapai 2 juta oang, sebenarnya nasabah kita sangat banyak sekali,” ujar beliau dalam konferensi pers virtual, Senin (3/8/2020).

Pahala mengatakan dengan melihat kondisi pandemi COVID-19 sekarang ini oleh perseroan bisa dijadikan momentum dalam mendorong nasabah serta calon debitur agar bisa menggunakan aplikasi BTN tersebut.

“Yang akan kita kembangkan ke depannya tentunya dalam hal preposisi tabungan seperti halnya mengembangkan produk juga memperbaiki fitur-fitur digital dan terakhir me-launching branding dengan tujuan menarik lebih banyak lagi nasabah terutama segmen millennial,” ujarnya.

Target utamanya yaitu jumlah nasabah millennial agar lebih ditingkatkan dimana saat ini segmen tersebut lebih banyak membutuhkan penyaluran KPR. Selain itu juga menargetkan agar lebih banyak nasabah millenial untuk menabung di BTN.

Alasan kenapa kamu millennial yang ditargetkan karena sebagian besar orang yang ingin memiliki rumah kebanyakan dari kaum millennial dengan kisaran usia antara 25 hingga 35 tahun. Pahala beranggapan dengan adanya target tersebut agar bisa mengembalikan titah BTN sebagai bank tabungan khususnya kepada keluarga muda di Indonesia.

Pertumbuhan KPR di Bank BTN sepanjang semester I diketahui mengalami kenaikan sebesar 2,47% dan apabila dihitung secara tahunan per 30 Juni 2020  menjadi Rp 193,49 triliun dimana dengan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp 188,82 triliun.

Sesuai rincian untuk KPR Subsidi mengalami pertumbuhan 5,84% sebesar Rp 113,61 triliun bila dibandingkan dengan data pada semester I-2019 yang hanya sebesar Rp 107,34 triliun dan untuk sepanjang semester I-2020 diketahui penyaluran KPR Non-subsidi sebesar Rp 79,87 triliun.