Serapan Anggaran untuk Realisasi Penanganan COVID-19 per Juli Baru 7,22%

Usaha Dagang, Keuangan – Dalam penanganan pandemi COVID-19, untuk serapan anggaran kesehatan diketahui masih minim sehingga sempat membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi geram. Ancaman reshuffle pun sempat dilontarkan oleh Jokowi akbat kemarahannya.

Realisasi penanganan COVID-19 dan program pemulihan ekonomi nasional (PEN) berdasarkan data yang dipaparkan oleh Pande Putu Oka selaku Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara BKF Kemenkeu per 17 Juli 2020 diketahui baru 7,22%.

“Monitoring dan evaluasi program sebetulnya sudah dilakukan pemerintah secara teratur dari waktu ke waktu terkait penerapan program dukungan COVID-19 dalam pemulihan COVID-19 serta pemulihan ekonomi nasional,” ujar Pande dalam webinar, Jumat (24/7/2020).

Mengenai masing-masing besaran realisasi anggaran lainnya yaitu untuk perlindungan sosial sebesar 37,96%, untuk sektoral dan pemda sebesar 6,03%, kemudian untuk UMKM sebesar 24,42%, untuk pembiayaan korporasi 0% serta yang terakhir insentif usaha 11,22%.

Sektor yang memang perlu diperbaiki menurut Kepala BKF Febrio Kacaribu berkaitan dengan serapan anggaran kesehatan.

“Untuk reformasi fiskal yang perlu kita perkuat yaitu sektor-sektor yang lemah yang basisnya masih belum kuat, seperti di sektor kesehatan jelas harus diperbaiki supaya guncangan yang terjadi kapanpun bisa diantisipasi,” imbuhnya.

Dan soal belanja kementerian sempat menjadi luapan kemarahan Jokowi karena dianggapnya masih biasa-biasa saja. Untuk itu Jokowi ingin agar kinerjanya bisa dipercepat.

Hal tersebut disampaikannya dalam rapat terbatas 18 Juni 2020 lalu saat pemberian arahan Kabinet Indonesia Maju dimana yang disoroti Jokowi saat itu mengenai laporan belanja kementerian yang dinilai masih standar ditengah darurat pandemi Corona.

Selanjutnya yang disoroti Jokowi anggaran Kemenkes, dimana anggaran Rp 75 triliun tapi yang baru keluar sekitar 1,53% sehingga Jokowi meminta anggaran tersebut segera dikeluarkan oleh Kemenkes dengan penggunaan yang tepat sasaran.