Lapindo Menawarkan Aset Untuk Dana Talangan Bagi Pemerintah

Usaha Bisnis, Dunia – Kementrian Keuangan tengah menilai adanya seluruh aset milik PT Minarak Lapindo Jaya yang di tawarkan sebagai pengganti dana talangan pemerintah dengan sebesar Rp773,33 miliar atas kasus lumpur lapindo.

Menurut Direktur Jendral Kekayaan Negara Kementrian Keuangan Isa Rachmatarwata, proses penilaian aset ini dilakukan oleh pemerintah setelah berkonsultasi dengan kejaksaan. Hasilnya Lapindo dinilai memiliki sebuah itikad netral atau bisa disebut dengan tidak baik dan tidak buruk juga untuk melunasi dana talangan pemerintah.

Lapindo juga sudah menawarkan aset sebagai pembayaran, dan sudah mengirim surat resmi. Dengan begitu Isa mengatakan bahwa pemerintah sebenarnya lebih setuju agar pembayaran dana talangan tersebut secara tunai. Dimana dana yang diberikan juga berupa tunai kepada Lapindo pada tahun 2015 lalu. Proses penilaian masih bekum bisa berjalan karena saat ini masih terhalang oleh virus corona yang terlanjur meluas.

Sebelumnya pemerintah sudah beberapa kali mengirimkan surat atas keterlambatan pembayaran, menurut jadwal utang lapindo jatuh tempo pada Juli 2019. Namun lapindo belum sama sekali menambah pembayaran dan talangan kepada pemerintah. Lapindo baru membayar Rp5 miliar atau setara 0,64 persen dari total dana yang sudah diberikan pemerintah.