Jamur Enoki Berbahaya, Kementan Perintahkan Importir Menariknya

Usaha Dagang, Bisnis – PKB atau Badan Ketahanan Pangan Kementrian Pertanian memerintahkan para Importir Indonesia untuk menarik dan memusnahkan produk jamur enoki yang berasal dari Green Co Ltd asal Korea Selatan.

Dari informasi yang terdapat dalam (INFOSAN) International Food Safety Authority Network menyatakan bahwa kejadian luar biasa pada bulan Maret-April 2020 di Amerika Serikat, Australia, Kanada, yang mengkonsumsi jamur enoki adal Korea Selatan ini tercemar dengan bakteri Listeria Monocytogenes. Namun di Indonesia sampai detik ini belum ditemukanya adanya kasus luar biasa yang disebabkan oleh kontaminasi bakteri dari jamur enoki tersebut. Namun beberapa pihak sudah melakukan investigasi dan pengambilan sampling terhadap produk jamur enoki tersebut yang sudah di notifikasi oleh INFOSAN.

Penarikan dan pemusnahan ini dilakukan pada 22 Mei dan 19 Juni 2020 yang dilakukan di PT Siklus Mutiara Nusantara, Bekasi, dan tentunya di hadiri oleh perwakilan dari pelaku Bisnis, Usaha dan BKP. BKP sendiri sudah meminta importir agar tidak mengedarkan kembali jamur enoki sampai investigasi tersebut selesai. Dari hasil pengujian yang dilakukan di laboratorium PT Saraswanto Indo Genetech sebanyak dengan 5 lot dimana hasilnya tidak memenuhi persyaratan karena terdeteksi yang mengandung bakteri L Monocytogenes yang melewati ambang batas dengan kisaran diantara 1,0 x 104 hingga 7,2 x 104 colony/g.

Maka dengan begitu BKP meminta kepada Badan Karantina Pertanian melakukan peningkatan pengawasan dan keamanan pangan jamur enoki. Kemudian BKP juga meminta importir jamur enoki agar mendaftarkan produknya ke Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Pusat.