IHSG Tak Terduga Mengalami Kenaikan ke Level 4.952

Usaha Dagang, Keuangan – Pagi ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan sebesar 8 poin atau naik sebesar 0,20% dan dibuka di zona positif yaitu di level 4.952. Sedangkan untuk nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah berada di level Rp 14.050.

Kenaikan tersebut diketahui terjadi pukul 09.00 pada Senin (19/6) waktu JATS dimana IHSG dibuka di level 4.952 dan untuk indeks LQ45 juga mengalami kenaikan ke level 768 atau naik 0,1 poin (0,11%).

IHSG terus menerus bergerak naik hingga mencapai level 4.952 padahal sebelumnya diperkirakan akan bergerak melemah berdasar proyeksi pasar indeks.

Untuk bursa saham Wall Street pada perdagangan Jumat, (19/5) ditutup bervariatif. Dimana Dow Jones mengalami penurunan sebesar 0,80%, disusul S&P juga mengalami penurunan sebesar 0,5%. Berbeda dengan Nasdaq mengalami kenaikan tipis sebesar 0,03%.

Saat ini pasar masih terbebani dengan pergerakan tersebut dikarenakan adanya kekhawatiran terhadap adanya lonjakan kasus baru penyebaran COVID-19 selama sepekan terakhir terutama di beberapa negara bagian di Amerika Serikat.

Apalagi dengan adanya lonjakan kasus baru tersebut sehingga membuat Apple Inc mengumumkan akan berencana menutup sementara toko-toko yang berada di negara Florida, Arizona, South Carolina dan terakhir North Carolina.

Pergerakan indeks pada akhir pekan kemarin pun tidak mengalami perubahan sama sekali meskipun disebut bahwa dua vaksin COVID-19 akan disetujui Gedung putih sebelum diadakannya pemilu di bulan November nanti.

Mengenai pergerakan bursa Asia di pagi ini sangat bervariatif. Pergerakannya diketahui sebagai berikut:
* Indeks Nikkei 225 mengalami penurunan  sebesar 15 poin ke level 22.463
* Indeks Hang Seng melemah ke level 24.505 atau sebesar 138 poin
* Indeks Shanghai mengalami kenaikan sebesar 2 poin ke level 2.970
* Indeks Strait Times mengalami penambahan poin sebesar 5 poin ke level 2.640