Dorongan Semangat bagi Pelaku UKM Perempuan oleh Kadin

Usaha Dagang, Bisnis – Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) perempuan agar bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19 ini diberikan dorongan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Dikarenakan sebagian besar pemilik UKM di Indonesia merupakan kaum perempuan.

“Kita memiliki sekitar 62 juta pengusaha yang tersebar di seluruh Indonesia dimana 57 juta di antaranya merupakan pelaku mikro dan kecil. Dan kaum perempuan berkontribusi sekitar 60 persen sebagai pemilik usaha tersebut, artinya berkontribusi luar biasa terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Nita Yudi yang merupakan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pemberdayaan Perempuan, Kamis (4/6).

Di saat krisis ekonomi, dulunya UKM menjadi tulang punggung namun kini UKM menjadi sektor yang paling terimbas Covid-19. Untuk itu menurutnya pemerintah perlu mengeluarkan stimulus.

Sehingga dengan demikian, dalam membantu pelaku UKM perempuan Kadin dan IWAPI melakukan berbagai upaya diantaranya yaitu dengan mengadakan pelatihan dan mendorong penggunaan digital marketing.

Di tengah pandemi, para pelaku usaha lanjut Nita bisa melakukan diversifikasi produk. Ia memberikan contoh seperti yang biasanya membuat bahan kosmetik menjadi produksi hand sanitizer serta disinfektan.

Ada pula yang melakukan perpindahan bisnis. “Dikarenakan terdapatnya unusual bisnis berbeda, kami mendorong mereka untuk berkreasi seperti misalnya yang tadinya jahit baju pengantin sekarang membuat masker tapi maskernya pun cantik dan menarik,” katanya.

IWAPI membuat katalog produk UKM wanita guna membantu mereka seperti memberikan katalog produk kuliner dan juga fashion.

“Para UKM termasuk pemilik restoran kita push agar semua bisa dilakukan secara online agar terbuka wawasan mereka, karena pada dasarnya perempuan multitasking bisa mengerjakan apa saja. Untuk itulah pemerintah harus lirik pelaku usaha perempuan,” kata Nita.