BI Bali Mengkarantina Uang Dengan Senilai Rp577,3 Miliar di Mei 2020

Usaha Dagang, Bisnis – Kabar terbaru dari Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) yaitu Provinsi bali mengarantina uang dengan senilai Rp577,3 miliar sampai bulam Mei 2020. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan virus corona.

Jumlah uang yang di karantina di KPwBI Provinsi Bali sebanyak Rp577,3 miliar, nilai ini turun dari posisi akhir April 2020. Dari yang sudah tercatat sebanyak Rp1,915 triliun. Karantina ini dilakukan selama 14 hari terhadap uang yang diterima dari perbankan sebelum uang ini diedar luaskan kembali ke masyarakat. Jadi untuk meningkatkan sebuah keamanan, uang tersebut dilakukan beberapa rangkaian saat proses pengolahan.

Bahkan bank sentral juga akan membatasi kegiatan penukaran uang dengan tidak memberikan layanan penukaran uang melalui kas keliling. Namun akan mengoptimalkan jaringan kantor di perbankan. BI juga akan melakukan pengamanan uang yang disetorkan ke bank, maka wajib dilakukan adanya pengepakan (packing) sebelum uang tersebut di setorkan ke BI. Tentunya juga untuk petugas yang terkait juga wajib menggunakan alat pelindung.

Tidak hanya itu bank sentral juga akan melakukan pembatasan pelaksana kegiatan penyetoran dan tentunya saat penarikan uang di perbankan di kantor BI dengan menyiapkan lokasi kerja alternatif. Dilanjut dengan upaya melakukan perluasan pengembangan transaksi non-tunai termasuk untuk mendukung adanya kesiapan industri pariwisata di Bali saat periode new normal.