Melanggar Protokol Corona, Batik Air di Sanksi Kemenhub

Usaha Dagang, Bisnis – Kemenhub memberikan sanksi kepada Batik Air dan tentunya PT Angkasa Pura II. Dimana keduanya mendapat sanksi karena di anggap telah melanggar adanya Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia.

Peraturan tersebut tercatat di Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona. Sanksi tersebut diberikan oleh kemenhub melalui Ditjen Perhubungan Udara. Berdasarkan investigasi yang dilakukan oleh pihak inspektur kami, terdapat sebuah pelanggaran dengan Physical Distanding bahwa Batik Air telah membawa lebih dari 50 persen kapasitas penumpang. Batik Air dengan rute Jakarta-Denpasar ID 6506 telah di nilai melanggar sebuah ketentuan yang sudah tertera pada pasal 14 poin.

Kepada operator angkutan udara ini yang sudah terbukti melanggar, kami akan memberikan sanksi yang berupa pembekuan izin di rute penerbangan yang melanggar tersebut. Maka penumpangnya juga akan di pindahkan ke jam penerbangan yang tentunya berbeda, kata Adita.

Tidak hanya Batik Air yang diberikan sanksi, Operator bandar udara yakni Angkasa Pura II juga diberikan sanksi oleh Ditjen Perhubungan Udara. Dimana Angkasa Pura II yang sebagai protokol Prasarana transportasi wajib menjamin adanya penerapan protokol kesehatan yang berupa sterilisasi rutin melalui penyemprotan desinfektan dan begitu pun jarak fisik. Sehingga itu dari pihak Ditjen Perhubungan Udara memberikan surat peringatan agar hal perkara tersebut dapat diantisipasi dengan baik dan tentunya tidak terulang kembali.