Iuran BPJS Kesehatan Kembali Mengalami Kenaikan

Usaha Dagang, Keuangan – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mulai Juli 2020 dikabarkan kembali menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Namun kali ini yang mengalami kenaikan hanya untuk kelas I dan II. Hal tersebut diketahui ketika Jokowi telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) nomor 64 tahun 2020 dimana dalam Perpres tersebut untuk iuran kelas I dan kelas II akan langsung naik, sedangkan untuk kelas III baru akan naik pada tahun 2021.

Airlangga Hartanto, yang merupakan Menteri Koordinator Perekonomian menjelaskan dengan adanya kenaikan iuran tersebut bertujuan demi menjaga keberlangsungan dari BPJS itu sendiri.

Untuk iuran kelas I dan kelas II tidak disubsidi oleh pemerintah dan memang ditujukan untuk menjaga keuangan BPJS Kesehatan. “Mengenai hal yang terkait dengan BPJS dan menunjuk pada apa yang sudah diterbitkan tentunya untuk menjaga keberlanjutan dari BPJS Kesehatan,” ujar Airlangga dalam keterangannya di channel YouTube Sekretariat Presiden, Rabu(13/5).

Adapun rincian kenaikan iuran BPJS Kesehatan berdasar Perpres nomor 64 tahun 2020 disebutkan kenaikan untuk kelas I sebesar Rp 150.000, selanjutnya untuk kelas II menjadi Rp 100.000, dan yang terakhir untuk kelas III di tahun 2020 sebesar Rp 25.500, tahun 2021 dan tahun berikutnya naik menjadi Rp 35.000.