Penerbitan Surat Obligasi Oleh Pemerintah Indonesia Senilai US$ 4,3 Miliar

Usaha Dagang, Keuangan – Surat obligasi global atau surat utang yang bernilai US$ 4,3 miliar atau setara dengan Rp 68,8 triliun (berdasar kurs Rp 16.000) telah diterbitkan oleh pemerintah. Menurut Sri Mulyani selaku Menteri Keuangan bahwa penerbitan surat utang tersebut merupakan surat utang denominasi dolar AS terbesar sepanjang sejarah.

Untuk surat utangnya sendiri terbagi menjadi 3 jenis. Yang pertama obligasi RI 1030 dengan tenor atau jangka waktu selama 10,5 tahun senilai US$ 1,65 miliar dengan yield 3,90%. Kedua yaitu obligasi RI 1050 dengan tenor selama 30,5 tahun serta bernilai US$ 1,65 miliar dengan yield 4,2%. Dan yang terakhir adalah obligasi RI 0470 dengan jangka waktu jatuh tempo selama 50 tahun senilai US$ 1 miliar dengan yield 4,5%.

Dengan tenor selama 50 tahun untuk surat obligasi RI 0470 menjadi tenor terpanjang yang diterbitkan oleh pemerintah selama ini. Diperkirakan jatuh tempo atau tenor SBN seri yang ketiga ini yaitu pada tanggal 15 April 2070 mendatang.

Seperti yang diutarakan oleh Sri Mulyani bahwa dengan adanya obligasi atau surat utang ini maka akan meningkatkan kepercayaan para investor baik dalam maupun luar negeri terhadap rekam jejak pemerintah dalam mengelola keuangan negara.