Budi Daya Alpukat Aligator Seberat 2 Kg Yang Menguntungkan

Usaha Dagang, Bisnis – Di daerah Jawa Timur tepatnya di kota Blitar terdapat bisnis berupa budi daya buah alpukat Markus Aligator. Dinamakan seperti itu berdasarkan keterangan pemiliknya yaitu Muhammad Iskandar dikarenakan ukuran buahnya yang tidak seperti buah alpukat pada umumnya. Untuk satu buahnya saja mempunyai berat mencapai 2 kilogram.

Alpukat tersebut merupakan hasil stek sendiri oleh pemiliknya yaitu bibit yang didapatkan dari Thailand kemudian di stek sendiri dengan alpukat lokal (Blitar). Itulah yang menjadi alasan kenapa ukuran alpukat tersebut sangat jauh berbeda dengan alpukat lokal karena ukurannya yang bisa mencapai dua sampai tiga kali besarnya dari alpukat lokal dengan berat perbuahnya mencapai 1,8 hingga 2,2 kg.

Ukuran pohonnya sendiri ternyata tidak terlalu tinggi dan hampir sama dengan alpukat lokal. Namun yang membedakannya adalah ukuran buahnya yang besar. Selain itu juga berbuah lebat sehingga memiliki batang pohon bercabang banyak. Dan dari cabang-cabangnya tersebut, oleh Iskandar kemudian menyeteknya kembali dengan maksud untuk mempertahankan kualitas serta ukuran dari buah alpukatnya. Supaya cabangnya tidak patah karena menahan berat buahnya, maka harus mengurangi jumlah buahnya yang masih berada di pohon karena sekali berbuah bisa mencapai hingga 200 buah per pohonnya.

Untuk masa panennya sendiri bisa mencapai tujuh bulan, berbeda dengan alpukat lokal dimana untuk masa panennya hanya tiga bulan saja. Meskipun menunggu waktu panen yang lumayan lama, namun hasilnya sangat memuaskan. Dan juga daya tahan buahnya pun tidak mudah busuk apabila dibandingkan dengan buah alpukat lokal yang hanya bertahan hanya seminggu. Untuk alpukat Aligator ini bisa mencapai hingga 3 minggu lamanya.

Dari segi harga karena ukurannya yang lebih besar sehingga tentunya mempengaruhi harganya. Untuk 1 kilogramnya saja Iskandar mematok harga Rp 30.000. Jadi untuk 1 pohon bisa meraup untung sebesar Rp 6 juta.

Karena banyak yang menyukai alpukatnya tersebut karena rasanya yang legit dan berukuran besar, sehingga pada saat panen perdana tepatnya pada tahun 2019 menurut Iskandar bisa membeli lahan untuk memperluas lahan untuk alpukatnya tersebut dari hasil panen yang didapat. Selain itu juga bisa mendaftar haji bersama keluarga dan membeli sebuah kendaraan roda empat untuk mempermudah dalam mengirim hasil panennya tersebut kepada pelanggannya.

Dengan melihat keuntungan yang didapat hanya dengan budi daya alpukat seperti yang dikelola oleh Iskandar, maka bisa dipastikan bertani alpukat Aligator ini memiliki prospek yang menguntungkan ke depannya.