Target Pemerintah Dalam Menaikkan Produksi Minyak Mentah

Usaha Dagang, Bisnis – Pemerintah melalui Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) sedang melakukan upaya dalam mencapai target untuk produksi siap jual minyak mentah. Hal tersebut menjadi tolak ukur kinerja hulu migas karena sangat berpengaruh terhadap penerimaan negara langsung.

Dan target Pemerintah untuk lifting minyak mentah tahun 2024 mendatang diharapkan bisa mencapai angka 743 ribu bph (barel per hari) karena sudah ditetapkan dalam data pembangunan dan target rencana strategis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Dalam upaya mencapai target tersebut, ada beberapa langkah yang akan diambil oleh Pemerintah. Hal tersebut dikemukakan oleh menteri ESDM Arifin Tasrif. Diantaranya yaitu dengan memproduksikan kembali sumur-sumur minyak tua dengan menggunakan teknologi biochemical surfactant. Program tersebut diprediksikan akan memakan waktu yang cukup lama dan prosesnya pun dilakukan secara bertahap. Hal ini bertujuan untukĀ  mendapatkan komposisi biochemical yang tepat dan tentunya berkualitas.

Saat ini kawasan yang menjadi sumber proyek kilang minyak oleh Pemerintah di dalam mendongkrak produksi lifting minyak di Indonesia yaitu di Lapangan Ande-Ande Lumut yang berlokasi di Natuna (ditargetkan 25 ribu bph per tahun 2023) dan di Kutei Basin yang biasa dikenal dengan sebutan Indonesia Deepwater Development (ditargetkan 23 ribu bph per tahun 2024) dan yang terakhir proyek Lapangan Abadi Blok Masela (ditargetkan 36 ribu bph per tahun 2027).

Melalui pembukaan proyek-proyek kilang minyak mentah tersebut diharapkan mampu memberi kontribusi dalam upaya Pemerintah untuk meningkatkan produksi lifting minyak di Indonesia beberapa tahun ke depan.