Kurangnya Perusahaan Dengan Kemampuan Bisnis Berskala Besar di Indonesia

Usaha Dagang, Bisnis – Indonesia saat ini membutuhkan para enterpreneur yang mempunyai kemampuan dalam memperluas usaha bisnis dengan skala yang besar. Hal ini menurut Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brodjonegoro agar nantinya perusahaan tersebut bisa bersaing dalam kancah global.

Jika ingin bermain dalam kancah global selain memiliki kemampuan bisnis yang besar, perusahaan perintis atau startup bidang digital tersebut diharapkan bisa masuk ke status unicorn atau decacorn. Disebut unicorn apabila suatu perusahaan rintisan memiliki nilai valuasi sebesar 1 miliar dollar AS. Sebaliknya untuk status decacorn diberikan apabila memiliki nilai valuasi sebesar 10 miliar dollar AS.

Bambang mengharapkan untuk perusahaan-perusahaan startup tersebut di tahun 2020 ini bisa masuk ke golongan unicorn dan decacorn sedikitnya tiga hingga lima perusahaan. Karena di tahun sebelumnya sudah ada lima perusahaan yang sudah berhasil.

Untuk masuk ke dalam status unicorn saat ini hanya sektor digital lah yang menjadi paling utama baik yang bersifat on demand ataupun market platform. Namun menurut Bambang disamping sektor digital, ada indikasi terutama di sektor pendidikan dan juga kesehatan yang cukup baik untuk bisa dikembangkan lebih lanjut.

Agar bisa mengikuti perkembangan teknologi dunia yang akhir-akhir ini berkembang cukup pesat, Bambang menghimbau untuk perlu menerapkan serta mendorong ekonomi berbasis teknologi inovasi sehingga bisa menjadikan Indonesia sebagai negara maju. Yaitu dengan melakukan pemahaman secara lebih mendalam terutama di bidang kewirausahaan dan penguasaan mengenai teknologi.

Dengan demikian perlu adanya dorongan semangat serta dukungan terutama dari pemerintah kepada para wirausaha yang ada di Indonesia agar bisa lebih berinovasi dan lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi yang ada saat ini.