Edukasi Terkait Pajak Bagi Para Pebisnis UMKM

Usaha Dagang, Bisnis – Para pelaku bisnis Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kini diberi kemudahan dalam melaksanakan kewajiban mereka membayar pajak. Hal ini diperkuat dengan disematkan materi baru terkait pajak di dalam aplikasi besutan Google yang bernama aplikasi Google Primer yang dirilis pada tahun 2017 silam. Untuk itu, Google menggandeng Direktorat Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) dan Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) dalam mendukung program ini.

Tujuannya menggandeng Dirjen Pajak dan CITA menurut Randy Jusuf selaku Managing Director Google Indonesia yaitu untuk menambahkan materi pelajaran baru mengenai persoalan pajak.

Menurut Randy setidaknya ada empat materi baru yang telah ditambahkan ke dalam aplikasi tersebut. Yang pertama tentunya membahas tentang bagaimana cara mengelola keuangan dalam berbisnis UMKM. Dalam hal ini para pelaku pajak bisnis UMKM harus memahami tentang bagaimana cara membayar pajak terutama pajak penghasilan (PPh) berdasarkan PP no. 23 tahun 2018.

Materi selanjutnya membahas tentang bagaimana cara memantau penggunaan keuangan bisnis yang berjalan sepanjang tahun antara keuangan yang dipergunakan untuk keperluan bisnis dan juga pribadi. Dan untuk materi yang terakhir tentang bagaimana cara mengatur anggaran dalam suatu proyek.

Selain membahas tentang materi-materi baru, ada beberapa pelajaran lain yang bisa ditemukan serta dipelajari dalam aplikasi tersebut terutama menyangkut soal bisnis. Termasuk diantaranya yaitu bagaimana langkah awal dalam merencanakan suatu bisnis, penjualan, langkah dalam membuat suatu merek dagang, pembuatan situs, cara memasarkan produk secara digital dan yang terakhir yaitu manajemen  dalam berbisnis.

Dengan adanya materi yang menyangkut seputar pajak di aplikasi Primer, menurut Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo hal tersebut tentunya akan mempermudah dalam pemerataan informasi mengenai pajak untuk pelaku bisnis UMKM. Dan ditunjukan dalam kurun waktu lima tahun terakhir dimana pertumbuhan wajib pajak terutama dari sektor UMKM dikatakan Suryo bertumbuh positif. Dan diharapkan dapat menjadi tulang punggung penerimaan pajak sehingga bisa meningkatkan perekonomian Indonesia.