Bisnis Kerupuk Kulit Ikan Patin Merambah Pasar Ekspor

Usaha Dagang, Bisnis – Kulit ikan patin yang awalnya hanya menjadi limbah yang tidak memiliki nilai ekonomis. Sebab hanya dimanfaatkan untuk pakan tambahan ikan lele. Akan tetapi ditangan Fitriadi kini menjadi produk yang bernilai ekonomis tinggi, bahkan diminati di pasar luar negeri, khususnya yang ada di singapura.

Padahal dia sudah mempersiapkan kulit ikan patin sebanyak 50kg. kemudian karena bingung, dan mengingat jumlahnya yang cukup banyak, Fitriadi telah mengaku meminta istrinya untuk mengelolahnya. Peristiwa ini terjadi di kisaran pada tahun 2016 lalu.

Setelah mendapatkan formula yang tepat bagaimana cara untuk mengelolah ikan patin ini pun pada akhirnya di masak “begitu dimasak, baunya menyerebak hingga ke tetangga. Wanginya membuat para tetangga berdatangan. Mereka bertanya masak apa? Pada akhirnya membeli” ujarnya, sampai kerupuk kulit ikan patin sebanyak 50kg tersebut tidak bersisa atau habis terjual.

Melihat respon tentangganya, membuat Fitriadi cukup optimis dengan peluang dari usaha kerupuk kulit ikan patin ini. Sebab meski hanya dipasarkan dari mulut ke mulut, respon konsumen cukup bagus. Ini juga yang menjadi motivasi baginya untuk mengembangkannya.

Fitriadi juga mengaku, setelah menjalani usaha tersebut juga baru menyadari bahwa jika kulit ikan patin ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Berdasarkan berbagai literature ujarnya, olahan kulit ikan patin ini memiliki beberapa manfaat bagi tubuh manusia, seperti mampu mencegah jantung koroner, membantu pembentukan otot, menjaga kesehatan tulang dan kolesterol.

Melihat respon warga sekitar tempat dia tinggal, Fitriadi semakin optimis usaha olahan kulit patin ini diterima di daerah lainnya. Ini yang membuatnya tertantang ekspansi ke daerah lainnya, seperti Banjarmasin, lampung, pecan baru, Jakarta, jawa timur, dan jawa barat.

Saat ini fitriadi telah mengaku sudah memiliki ratusan agen diseluruh Indonesia. Meskipun baru dua tahun, Fitriadi mengaku usaha yang awal dilakoninya kepepet ini sudah diekspor ke singapura, dan selama ini untuk eksport produk tersebut masih melalui orang ketiga. Kedepannya, Fitriadi memiliki impian bisa melakukan eksport langsung. Karena melalui pameran yang akan di gelar di Malaysia, dia berharap bisa mendapatkan pembeli.