Cara memulai usaha bengkel motor dan sparepart

Usaha Dagang, Bisnis – Jumlah pengguna motor semakin hari terus bertambah. Hal ini dipicu oleh banyaknya keunggulan yang ditawarkan modal transportasi, mulai dari harga terjangkau sampai cicilan ringan yang ditawarkan dari beberapa lembaga pembiayaan. Selain itu, motor unggul dari segi kepraktisan dan kemampuan menembus kemacetan. Sebagian pengguna motor mungkin memiliki keterampilan memperbaiki kerusakan kecil pada kendaraan mereka. Akan tetapi bengkel motor tetap dibutuhkan, terlebih dahulu jika dalam proses perbaikan memerlukan peralatan dan keahlian khusus.

Di sinilah peluang Anda membangun usaha bengkel motor dan sparepart. Untuk pemula, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk merintis bisnis ini. Mulai dari menentukan lokasi hingga promosi. Catat, jangan sampai ketinggalan!

1. Menentukan Lokasi Bengkel Motor

Lokasi yang strategis diperlukan untuk usaha apa pun di bidang jasa servis. Tempat strategis memungkinkan bengkel motor Anda mudah ditemukan oleh calon konsumen.

Selain lokasi di pinggir jalan raya utama, lokasi di dekat landmark kota tempat tinggal Anda juga bisa dijadikan pilihan. Misal dekat tugu, jembatan, masjid, atau hotel yang terkenal, sehingga mudah memberikan gambaran ketika ada yang bertanya tempat bengkel Anda berada. Jika terdapat markas komunitas motor di kota Anda, ini kesempatan baik untuk membuka bengkel tak jauh dari sana. Namun perhatikan juga keberadaan kompetitor di lokasi yang Anda pilih. Sebaiknya tidak terlalu dekat dengan bengkel yang memberikan layanan serupa.

2. Mencari montir yang dapat diandalkan

Ini skenario yang harus dijalankan jika sekiranya Anda bukan seorang teknisi kendaraan bermotor. Keahlian yang mumpuni harus dimiliki oleh montir agar keluhan pelanggan cepat terselesaikan. Seberapa banyak montir ahli yang akan Anda rekrut, tergantung modal yang akan dikeluarkan untuk lini sumber daya manusia.

Sebagai bengkel motor rintisan, ambil saja seorang montir berpengalaman dan dua hingga tiga orang montir yang masih junior. Seiring berkembangnya bengkel dan banyaknya kasus yang dihadapi, mereka juga akan semakin mahir.

3. Menyediakan sparepart

Bengkel motor dengan sparepart bisa dibilang tidak bisa dipisahkan. Sparepart umumnya tidak dibeli lalu dibawa pulang begitu saja. Mereka juga memerlukan jasa pemasangan untuk mengganti sparepart lama yang rusak. Sparepart juga dibutuhkan dalam melakukan servis kendaraan di bengkel untuk kerusakan tertentu.

Carilah sparepart dari supplier utama dan hindari membeli dari reseller, agar harga yang Anda dapatkan lebih murah. Dengan harga kulakan murah, penawaran harga jual bisa mengikuti. Harga sparepart yang lebih miring jelas menjadi nilai plus untuk bengkel Anda.

4. Pengelolaan dan layanan

Membangun usaha juga harus disertai manajemen pengelolaan yang tepat. Mulai dari sistem penggajian karyawan, prosedur pelayanan konsumen, target pendapatan yang diinginkan, hingga penghitungan aset, rugi, dan laba bengkel motor Anda.

Layanan kepada pelanggan juga harus menjadi perhatian. Misalnya menunjukkan sikap ramah kepada pelanggan. Anda juga perlu memberikan fasilitas hiburan untuk menemani pelanggan menunggu motornya, seperti majalah, televisi, dan wifi gratis.

5. Gencarkan Promosi

Langkah pamungkas untuk menjayakan usaha bengkel motor dan sparepart Anda adalah promosi. Manfaatkan media sosial untuk mengenalkan bengkel Anda kepada khalayak luas. Bila perlu, rekrut juga karyawan untuk bagian promosi dan marketing, baik di media online maupun offline.

Pasang juga spanduk dan baliho berdekatan lokasi bengkel Anda. Berikan promo-promo khusus secara berkala, misalnya voucher sparepart atau diskon servis untuk pelanggan yang paling kerap berkunjung, termasuk juga give away produk lewat media sosial.

Setelah menjalankan cara memulai usaha bengkel motor dan sparepart di atas, yang harus Anda pertahankan adalah tidak takut gagal dan pantang menyerah. Seperti kata Soichiro Honda,