Syaratnya Cukup Mudah Buat Pengusaha yang Ingin Melakukan Ekspor

Usaha Dagang, Dunia – Kementerian Perdagangan dalam kasus-34 Trade Expo Indonesia (TEI) di tahun 2019 meluncurkan halaman web resmi menawarkan ekspor dan informasi impor dan investasi persyaratan penuh.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan, perusahaan dapat memperoleh semua informasi yang diperlukan untuk ekspor, impor dan investasi dengan satu klik pada www.exim.kemendag.go.id situs.

Informasi yang tersedia di situs termasuk tarif ekspor dan impor, peraturan ekspor di negara tujuan, peraturan impor dari negara asal, dan sebagainya.

“Kami berhasil mengumpulkan data dan informasi tentang tarif, peraturan ekspor dalam peraturan impor negara tujuan dari negara asal, dan aturan asal yang kami bangun dalam sistem informasi www.exim.kemendag terpadu. go.id. hanya satu kali klik, kita bisa mendapatkan semua informasi yang diperlukan, “katanya pada pembukaan Enggar TEI ICE 2019 di BSD City, Tangerang, Rabu (16/10).

Enggar mengatakan, sistem akan memudahkan pengusaha dan usaha kecil dan menengah (UKM) yang ingin mengembangkan bisnis mereka. Informasi tersebut tersedia tanpa biaya.

“Dengan satu klik, itu akan sangat membantu perusahaan, terutama UKM untuk memperoleh informasi tentang ekspor dan impor, serta layanan publik secara cepat, sejauh ini, tanpa biaya,” kata Enggar.

Selain itu, Enggar mengatakan tahun 2019 TEI adalah sejumlah kementerian / lembaga juga memberikan informasi yang dapat membantu melengkapi kebutuhan negara-negara tetangga yang ingin mengimpor produk dari Indonesia. Layanan ini juga berlaku untuk eksportir Indonesia.

“Jika ada informasi yang tidak jelas, pada TEI ini juga menawarkan bantuan untuk memberikan informasi dan layanan untuk semua lisensi yang terkait dengan ekspor, impor dan investasi,” katanya.

layanan dukungan terdiri dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Pertanian, Kementerian Keuangan, Kemenkumham, Kemenaker, Depag, dan tentu saja Departemen Perdagangan , L-PEI, BPOM, BSN, dan BKPM.

Enggar mengatakan, juga telah merevisi regulasi yang mengatur kondisi untuk impor barang modal dan bahan baku industri. Oleh karena itu, pengusaha dapat meningkatkan investasi.

“Dalam rangka meningkatkan ekspor dan investasi, semua pengusaha yang telah mengeluarkan revisi Peraturan sesuai dengan perintah presiden dan wakil presiden kemudahan impor semua barang modal dan bahan baku industri diundang digunakan untuk investasi, “katanya.