Para Petani Rumput Laut Bergantung Harapan Pada Wisata Pantai Lokonamon

Usaha Dagang, Rote Ndao – Lokonamon magnet wisata oleh Daiaman Turki di desa, Kecamatan Lokonamon, Rote Ndao. Meskipun jalan ke situs belum sepenuhnya aspal, tapi keindahan laut dan tebing dapat memikat mata tanpa berkedip.

Di pantai Lokonamon juga disebut Seribu mulut, wisatawan bisa berjalan di sepanjang Teluk untuk menyewa perahu nelayan setempat. Karena, selain menjadi turis, wilayah ini menjadi mata pencaharian nelayan setempat untuk menangkap ikan dan tumbuh ganggang.

Namun, aktivitas petani rumput laut dikabarkan terganggu oleh pencemaran minyak dari laut Australia. Salah alami adalah Herlofin Ferroh (44).

Dia mengakui bahwa karena produksi berkurang dari alga, akhirnya menjadi bisnis makanan warung Lokonamon Dermaga Pantai.

“Membuka toko baru setahun. Setelah jembatan (pier) sehingga ibu terbuka 3 bulan di sini,” katanya saat ditemui di tokonya, belum lama ini.

Ini berhenti menjadi produsen rumput laut karena terus merugi. Harga jual juga mengalami penurunan penyebabnya. Dari modal Rp 6.000 untuk bibit, tidak pernah dijual hasilnya hanya 1.000 rupiah per kg.

“Jika sebelum 2009 karena polusi, orang-orang di sini dapat memiliki uang, karena setelah pembangunan besar dari sabuk (penanaman),” kata Herlofin.

Namun, ia tidak sepenuhnya meninggalkan upaya oleh laut. Dia bekerja suami yang bekerja sebagai nelayan masih bertindak. Kadang-kadang wisatawan yang meminta untuk dibawa sekitar. Suaminya juga masih tumbuh ganggang, meskipun jumlahnya tidak banyak.

Meskipun tidak menjadi ganggang petani, Herlofin bersyukur memiliki mencoba lagi. restoran tidak jauh dari dermaga dibuka Boca Mil. Makanan dan minuman adalah ia menjajakan, mulai dari ayam untuk ikan dan minuman ringan.

Kawasan wisata ini ramai pada akhir pekan. Namun, ada memesan makanan dan minuman di hari-hari biasa. Pesanan biasanya datang dari kantor pertemuan seluruh wilayah.

Lihat juga: Bath Springs Fun di paling Selatan Indonesia

Untuk menjalankan bisnis, Herlofin dibantu oleh KUR BRI mencapai usaha mikro, kecil dan menengah (UKM). Berkat bantuan ini dalam sebulan bisa mendapatkan penghasilan yang cukup untuk keluarga. Herlofin juga menjadi menguliahkan dua anak di Kupang.

“Kemudian (satu bulan) untuk jutaan. Rp 6 Under Mama menaruh masih dapat diterima karena mereka tidak perlu pergi jauh. Tunggu saja yang penting siap, pelanggan bisa makan,” katanya.