Sri Mulyani Berjanji Mengembangkan Ekonomi Syariah

Usaha Dagang, Keuangan – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berjanji untuk mewujudkan ekonomi Islam berdasarkan Islam Indonesia yang inklusif. Ini akan merumuskan strategi untuk pengembangan ekonomi Islam untuk mensejahterakan umat Islam di Indonesia.

Ini disampaikan setelah ia menerima mandat sebagai Presiden Asosiasi Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) dari 2019 hingga 2023.

Menteri Keuangan beralasan bahwa tantangan bagi Indonesia di masa depan adalah mewujudkan kesejahteraan rakyat dan menciptakan peluang yang adil bagi seluruh masyarakat. Hanya saja, bagi Indonesia, di mana mayoritas penduduknya menganut Islam, tentu saja kegiatan ekonomi harus memperhatikan nilai-nilai luhur Islam.

“Tentu saja, mencapai kesejahteraan manusia secara adil dan merata adalah tujuan akhir yang ingin kita capai. Indonesia, sebagai negara dengan jumlah Muslim terbesar di dunia, memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi Islam untuk mencapai kesejahteraan. kepada masyarakat, “kata Sri Mulyani. 8/24).

Kemudian, menurutnya, nantinya para ekonom Islam harus merumuskan cara agar kesejahteraan seluruh masyarakat dapat tercapai. Tetapi, di sisi lain, tindakan itu harus sesuai dengan prinsip dan nilai-nilai Islam.

Untuk memunculkan visi ini, kebijakan yang harus dilakukan di masa depan adalah mengembangkan kualitas sumber daya manusia, meningkatkan kapasitas penelitian, mendukung kebijakan yang mendukung pengembangan ekonomi Islam dan sinergi antara akademisi, industri dan pemerintah dalam pengembangan ekonomi Islam.

Sebagai presiden baru IAEI, dia berjanji untuk bekerja menuju ekonomi yang didasarkan pada prinsip-prinsip Islam.

“Dalam empat tahun ke depan, saya akan berusaha menjadikan IAEI organisasi yang profesional dan unggul di bidang akademik, ekonom, profesional dan industri, dan pembuat kebijakan sehingga mereka dapat memainkan peran aktif dalam pengembangan ekonomi Islam di Indonesia.” dia menjelaskan.