Bos Cathay Pacific Mengundurkan Diri Akibat Demo Hongkong

Usaha Dagang, Dunia – CEO Cathay Pacific, Rupert Hogg, mengundurkan diri setelah demonstrasi Hong Kong. Maskapai ini dipengaruhi oleh demonstrasi di Hong Kong yang menyebabkan harga sahamnya anjlok.

Cathay Pacific juga terpaksa membatalkan ratusan penerbangan ketika pengunjuk rasa memenuhi bandara Hong Kong.

“Ini adalah momen kritis bagi maskapai penerbangan. Reputasi kami juga rusak oleh tekanan ini,” tulis Hogg dalam memoarnya, Sabtu (17/8).

Direktur Komersial Cathay, Paul Loo juga mengundurkan diri. Pengunduran dirinya berlaku mulai hari Senin.

“Akhir-akhir ini, komitmen keamanan Cathay Pacific telah dipertanyakan, yang telah melemahkan reputasinya. Sangat disayangkan bahwa kami selalu menjadikan keamanan sebagai prioritas utama kami,” kata Presiden Cathay John Slosar.

Slosar tidak menjelaskan lebih lanjut, tetapi maskapai ini memiliki banyak kaitan dengan demonstrasi di Hong Kong. Pekan lalu, Cina melarang penerbangan Cathay tempat para pemrotes berpartisipasi.

Cathay kemudian mengeluarkan peringatan yang bisa memecat karyawannya yang terlibat dalam demonstrasi. Akibatnya, sudah ada dua pilot yang dipecat karena diduga berpartisipasi dalam demonstrasi.

Otoritas Penerbangan Cina telah bertemu dengan Merlin Swire, pemegang saham terbesar Cathay Pacific melalui Swire Pacific. Swire Pacific menjadi salah satu perusahaan yang mengutuk demonstrasi tersebut.

Cathay terpaksa membatalkan lebih dari 150 penerbangan pekan lalu di tengah demonstrasi. Bahkan demonstrasi yang melumpuhkan bandara membatalkan lebih dari 1.000 penerbangan.

Tindakan itu juga mempengaruhi jumlah penumpang dan dikhawatirkan memiliki dampak jangka panjang. Saham Cathay (CPCAY) juga telah turun 24% sejak April.

“Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk memimpin Grup Cathay Pacific selama tiga tahun terakhir. Saya yakin bahwa di masa depan Hong Kong akan menjadi pusat penerbangan utama di Asia, tetapi ini adalah minggu-minggu yang sulit,” kata Hogg.

Hogg akan digantikan oleh Augustus Tang, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Eksekutif Hong Kong Aircraft Engineering Company, perusahaan Swire lainnya. Sementara Loo akan digantikan oleh Ronald Lam, Kepala HK Express, anak perusahaan dari Cathay.