Melakukan Transaksi Elektronik Meningkat 242 Persen Jadi Rp 11,87 T

Usaha Dagang, Keuangan – Transaksi dengan uang elektronik hingga Juni 2019 telah sampai 11,87 triliun. Angka ini tercatat meroket sebanyak 242 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun allu, yaitu Rp 3,46 triliun.

Secara volume, berdasarkan pada situs Bank Indonesia (BI), transaksi uang elektronik tembus sebanyak 393,69 juta per semester I 2019. Sementara, pada periode yang sama di tahun sebelumnya, volume transaksi uang elektronik hanya sebanyak 206,88 juta.

Itu berarti, kenaikan volume uang elektronik 90 persen. Kenaikan nilai dan volume transaksi uang elektronik tersebut tidak lepas dari meningkatnya jumlah uang elektronik yang telah beredar di masyarakat.

Hingga Juni 2019, Jumlah uang elektronik beredar tercatat sebanyak 209,89 juta. Jumlah ini melesat 67 persen dibandingkan dengan bulan Juni 2018 lalu, yaitu hanya sebesar 125,18 juta.

Jika ditelisik lebih jauh lagi, peningkatan transaksi uang elektronik karena pertumbuhan transaksi yang dilakukan secara online ,baik di merchant-merchant offline ataupun merchant transportasi daring (online).

Hingga sekarang ini, BI Mencatat penyelenggara uang elektronik sebanyak 38 perusahaan. Mereka sudah mengantongi izin regulator, baik yang berbasis server ataupu kartu.