Tidak Terlalu Lama, Dagangan Penjual Donat di Aksi Sidang MK Habis

Usaha Dagang, Jakarta – Berkumpulnya massa yang mengawal sidan putusan Mahkamah Konstitusi hari ini menjadi ladang uang buat sebagian orang. Alif, seorang pedagang donat misalkan. Baru selama satu jam saja jualannya sudah habis diborong pendemo.

Pria berusia 23 tahun tersebut mulai berjualan pada pukul 8:30 WIB. Ketika ditanyakan pada pukul 9:30 WIB, Kamis (27/05/2019), ia baru 10 buat donat saja dijual seharga Rp 4.000 rupiah dari total 130 donat yang akan ia jajakan pada hari ini.

“Hari ini saya membawa 130 donat. Hingga jam segini baru terjual 10. Saya baru mendapatkan Rp 40.000,-” ucap Alif.

Tidak lama datang lah sekelompok massa yang ingin membeli seluruh dasgangannya. Saat itu juga donat yang dibawanya langsung habis.

“Alhamdullilah, saya tidak perlu sampai sore. habis ini mau langsung pulang saja,” ucap Alif.

Meski hanya sisa 120 donatnya hanya ia jual seharga Rp 300.000,- tapi ia juga cukup senang. Pendapatnya, ini bagian dari sedekahnya juga buat para pendemo.

“Tidak apa-apa saya jual mepet modal. Buat sedekah saya juga untuk para pendemo. In saya langsung disuruh untuk bagikan ke para pendemo dari yang beli tadi,” ucap dia.

Ia menceritakan, pada tanggal 22 Mei lalu ia juga ada menjual .Saat itu, ia membawa sekitar 150 buah donat dan semua juga habis.

“Kemarin saya yang tanggal 22 itu juga jualan di Sarinah. Bawa segini juga sama, hingga jam 3 sore. Kemarin sih sudah habis,” kata Alif.

Alif menyampaikan, di saat ada keramaian massa ia dapat mendapatkan omzet sekitar Rp 500.000. Sedangkan, pada hari biasa, omzetnya hanya sekitar Rp 200.000 – 250.000 saja.

Bisa sih Rp 500.000. BIasanya Rp 200.000 – Rp 250.000 saja,” ucap dia.