Gubernur BI: Alhamdulillah, Rupiah Berhasil Menekan Dolar AS ke Rp 14.075

Usaha Dagang, Keuangan – Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah sekarang ini mengalami penurunan pagi ini. Diambil dara RTI Jumat (21/06), rupiah pagi ini menjadi mata uang yang begitu kuat menekan dolar AS setelah berhasil lomat dari level Rp 14.140 ke level Rp 14.075 hingga pagi hari ini.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan menguatnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terjadi pag ini dikarenakan derasnya aliran modal asing yang masuk ke Indonesia.

“Alhamdullilah nilai tukar stabil dan kembali kuat, kemarin ditutup dengan level Rp 14.180, hari ini sempat di berada di kisaran Rp 14.100,” meski sekarang ini sudah naik sedikit ke atas Rp 14.100,” ucap Perry di Geduddng Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (21/06).

Dia mengatakan pasar saat ini sudah menilai persepsi perekonomian Indonesia kembali membaik.

“Selain itu juga karena langkah BI untuk melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS,” ucap dia.

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisbor) hari ini dolar AS tercatat RP 14.116, menguat dibandingkan dengan periode hari sebelumnya Rp 14.236.

Kemudian berdasarkan dari data Reuters dolar AS tercatat Rp 14.125, tertinggi telah mencapai Rp 14.140 dan terendah Rp 14.230.

Sesudah rupiah, mata uang lainnya yang menekan dolar AS paling dalam pagi ini secara beruntun dolar Taiwan, baht Thailand, dolar New Zealand dan dolar Kanada. Adapun dolar AS sendiri hanya berhasil unggul terhadap won Korsel dan pada ringgit Malaysia.

Sedangkan rupiah hingga di pukul 09:50 WIB tercatat masih ‘hijau’ terhadap seluruh mata uang negara utama di dunia. Rupiah paling kuat untuk menekan won Korsel, ringgit Malaysia, peso Filipina, yuan China serta dolar AS.