Sebanyak Rp 11 Triliun Dana Asing Keluar dari RI Dalam 4 Hari

Usaha Dagang, Keuangan – Bank Indonesia (BI) mencatatkan dalam jangka waktu 13-16 Mei 2019 terjadi aliran keluar masuk modal asing. Hal ini terjadi dikarenakan kondisi ketidakpastian perkembangan pasar global akibat ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dengan China.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan keluarnya modal asing terdiri dari Rp 7,6 trilliun surat berharga negara (SBN) net jual dan saham Rp 4,1 trilliun. TOtalnya Rp 11,7 trilliun.

Ia menyampaikan hal tersebut terjadi karena umumnya hal ini merupakan investor jangka pendek dan trader.

“Termasuk pada awal tahun ini ada respon ketidakpastian pasar keuangan global. Tentu ini akan memberikan tekanan pada nilai tukar rupiah,” ucap Perry.

Perry menyampaikan perkembangan pasar saat ini memang sedang dalam ketidakpastian akibat perang dagang dengan AS dan China yang saling melakukan lempar tarif.

Pendapat dia hal ini mengakibatkan dampak pada peralihan modal yang masuk ke emerging market dan kembali ke negara maju. “Perundingan, kita harapkan di pertemuan Osaka pada tanggal 22 Juni nanti dapat terjadi kesepakatan,” ucap dia.