Harga Gula Naik Mencapai Rp 15,450 per Kg

Usaha Dagang, Jakarta – Kenaikan dari harga gula terjadi pada momentum ramadhan ini. Berdasarkan dari data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional, harga gula pasir lokal dibandrol dengan harga Rp 13,050/kg atau naik sebesar Rp 200/kg.

Kenaikan harga gula pasir lokal ini pun terjadi pada sepekan terakhir dan merata di seluruh Indonesia. Rata-rata kenaikan terendah ada di kisaran 12 ribu dan paling tinggi sebesar Rp 14,700/kg.

Sementara itu, harga gula pasir kualitas premium dipatokkan dengan harga Rp 15,450/kg atau naik sebanyak 4,04% (Rp 600/kg). Harganya begitu bervariasu abtara satu daerah dengan daerah lainnya. Di Majene, misalnya, harganya sudah menyentuh Rp 18,000/kg. Namun, di PekanBaru masih berkisar Rp 12.650/kg.

Guru Besar Pertanian IPB Dwi Andreas Santosa menyampaikan harga pangan memang mempunyai pola tertentu sebelum dan selama ramadhan. Pola ini dikenal dengan pelana kuda. Mendekati ramadhan, harga cenderung naik karena peningkatan dari pemerintahan.

“Setelah itu, polanya akan turun seperti terlihat sekarang ini polanya turun,” ucapnya.

Selanjutnya, harga pangan cenderung melejit mendekati lebaran sejalan dengan kenaikan permintaan. Namun, setelah lebaran, harga bahan pokok diperkirakan akan kembali turun.

Tapi dengan begitu, untuk beberapa komoditas, pola tersebut tidak berlaku, contohnya gula. Pendapatnya, harga gula berangsur naik dikarenakan ketersediannya mulai menipis. Harap mengerti, kurang lebih 40% kebutuhan gula nasional ditopang langsung oleh impor.

“Sehingga dipastikan harga gula akan naik dan tidak ada pengaruh dari lebaran dan diprediksi terjadi kenaikan lebih tinggi lagi pada Juni,” ucap Andreas.

Dengan kenaikan harga gula, ia mensinyalir juga dipicu belum datangnya masa panen tebu yang diperkirakan datang pada Agustus. Setelah panen raya tebu, harga gula juga akan kembali turun pada septe